Sabtu, 12 Mei 2018

Pernah se-OON itu

Lama sekali aku tidak menulis di blog ini, hehehee.... tadi pas buka eh, ternyata alay juga ya we kala itu. wkwkwkkw
Dan tiba-tiba aku ngerasa, wah...... parah banget remaja gwe, wkwkkwkw

Mumpung inget ni, au mau nulis sambungan dari tulisan gwe sebelumnya. hahahahha
FYI, ternyata se oon itu ya gwe dengan yang ku namakan cinta. padahal udah ku tulis di blog juga loh, kalau gak bakal menjadi satu lagi, tapi honestly dsetelah itu kayaknya aku balikan btw sama dia. sumpah demi apa, aku juga gak tahu, kenapa aku se oon itu ya kalau sekarang ku pikir2, hemmmmmm...
well, sekarang ini aku juga udah lupa awal mula kenapa bisa balikan ya sama dia. oiya seingetku, memang aku sama dia itu gak pernah putus, uma kadang komunikasi intends, kadang saling ngilang dan tiba-tiba dia punya cewek lain. n bodohnya ni gwe masih nganggep dia cowok gwe. hmmmm parah gak si, (pengen nangis ni kalo inget se oon itu ternyata gwe)

Jumat, 13 November 2015

You are my hero

Hari ini aku benar-benar sadar, bahwa tak seorangpun yang patut aku prioritaskan kecuali orangtuaku sendiri. Ayahku adalah sosok pekerja keras. Begitupun juga ibuku. Bagaimana mungkin kamu menjadi prioritasku daripada mereka???? Sungguh berdosalah aku jika memprioritaskan dirimu.

Selasa, 10 November 2015

A wise word

1. Ketika ku memandangmu, aku menggunakan mataNya, bukan mataKu.
Ketika ku mendengarkan suaramu, ku mengunakan telingaNya, bukan telingaku.
Ketika ku memikirkanmu, ku gunakan akalNya, bukan akalku.
Ketika ku merindukanmu, ku gunakan perasaanNya, bukan perasaanku.
Lalu kenapa aku harus memintamu untuk mencintaiku?? Bukan mencintaiNya??

Jumat, 06 November 2015

kita kembali aku dan dia

Dering telfonku membuatku tersenyum di pagi hari
Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi
Entah mengapa aku merasakan hadirmu di sini
Tawa candamu menghibur saat ku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku selalu menunggu
Saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati
Dering telfonku membuatku tersenyum di pagi hari
Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi
Entah mengapa aku merasakan hadirmu di sini
Tawa candamu menghibur saat ku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku selalu menunggu
Saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku selalu menunggu
Saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati

Jarak dan waktu takkan berarti
Karena kau akan selalu di hati
Bagai detak jantung yang ku bawa
Kemanapun ku pergi oh oh oh

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati
Dekat di hati, dekat di hati


yaa yaaa yaaaa,,, lagu itulah yang cocok buat suasana hatiku tanggal 3 november. begitu gembiranya diri ini ketika dering telponku darimu membangunkanku. seketika aku langsung beranjak dari tempat tidur.

Senin, 02 November 2015

The trip of mine

Helloo,,,.......
usually I want to smile like a sun in the morning. But this hearth is too sick when I have to lie. The problems came in last month. I looked like the stupit one. why???? yahhhh.... I am too much thinking about the useless boy. I never did what my parents asked, I was too selfie coz of loving him. now, I was too regret. I was too disappointed. I couldn't be focus having this middle test. someone that I really believe his word, but he made me disappointing many times, and I wonder why I still believe in him.
many times with the same problem. But I still believe his word. I still forgive him. am I too stupit?
I looked being run by his X girl. their shadow is too scare. I couldn't stand in this situation. I want to run away from them. I want to start with a new life without them. I want forget all about them.
But I want to  blame them too.I want to slap their chick loudly, I want to cry, they are too rude.